Memiliki gigi yang kurang rapi tidak hanya membuat tampilan wajah kurang menarik, namun tak jarang juga menimbulkan masalah kesehatan mulut. Untuk memperbaiki gigi yang kurang rapi, biasanya dokter akan menyarankan memasang behel atau kawat gigi sebagai salah satu alternative. Adapun gigi kurang rapi yang sangat disarankan untuk dipasang behel gigi, antara lain gigi tumbuh pada posisi yang tidak normal, rahang atau gigi atas yang jauh lebih maju dibandingkan rahang atau gigi di bawahnya (tonggos), serta kondisi rahang atau gigi bawah yang lebih maju dibandingkan rahang atau gigi di atasnya (cameh). Sebelum pemasangan kawat gigi, ada beberapa tahap pemeriksaan yang harus dilalui. Teramsuk salah satunya melakukan pemeriksaan panoramic atau rontgen gigi di dokter spesialis radiologi gigi di Bogor (link ke ) maupun daerah lainnya pada rumah sakit yang ditunjuk.

Namun sebelum sampai pada tahap rontgen gigi, ada beberapa tahapan yang harus dijalankan terlebih dahulu, antara lain sebagai berikut:

  • Konsultasi dengan dokter gigi.

Tahap pertama yang harus dilakukan sebelum memasang behel adalah berkonsultasi ke dokter gigi. Pastikan Anda memilih dokter gigi atau klinik gigi yang memang sudah terpecaya dan berpengalaman. Hal ini untuk menghindari efek yang berbahaya jika pemasangan behel dilakukan dengan kurang baik, serta agar hasil yang didapatkan juga lebih maksimal. Kembali ke tahap pertama harus berkonsultasi kepada dokter gigi sebelum memasang behel, tujuannya agar bisa mengetahui kondisi gigi dan mulut. Sehingga akan lebih mudah dalam memutuskan rencana perawatan dan juga memilih jenis kawat yang sesuai dengan kondisi gigi Anda.

  • Cetak gigi.

Tahap selanjutnya yang harus dilakukan adalah cetak gigi agar hasil cetakannya bisa dijadikan model studi. Model studi ini berguna untuk menghitung ruang serta mengetahui kondisi awal gigi. Dengan mencetak model gigi, akan memudahkan dalam membuat panduan dan perawatan gigi pasien. Dengan mencetak gigi juga akan membantu dalam melakukan perbandingan antara sebelum dan sesudah perawatan behel gigi.

  • Menambal gigi yang berlubang dan membersihkan karang gigi.

Setelah mengetahui kondisi gigi Anda secara keseluruhan, dokter akan menyarankan untuk melakukan tambal gigi jika ada yang berlubang ataupun menyarankan untuk membersihkan karang gigi (scaling) terlebih dahulu. Hal ini lantaran lubang gigi atapun karang gigi bisa menggangu proses perawatan behel gigi karena membuat hasilnya kurang maksimal. Bagi Anda yang rajin merawat kebersihan gigi, tentunya akan jarang mengalami gigi berlubang ataupun karang gigi. Sehingga proses tambal gigi atau pembersihan karang gigi bisa dilewati saja.

  • Foto rontgen cephalometry dan panoramic.

Tahapan ini sangat penting dilakukan sebelum proses pemasangan behel gigi. Foto rontgen cephalometry dan panoramic berguna untuk mengetahui kondisi gigi dan mulut secara keseluruhan, termasuk yang tidak terlihat secara klinis. Pada pemeriksaan ini dokter akan dengan mudah mengetahui faktor-faktor yang bisa menghambat dalam proses perawatan behel gigi ke depannya. Dokter yang menangani hal ini biasanya adalah dokter spesialis radiologi gigi. Anda bisa dengan mudah menemukan dokter spesialis radiologi gigi di Bogor maupun kota lainnya di setiap klinik gigi maupun rumah sakit.

Nah, itu tadi beberapa tahap yang pelu diketahui terutama bagi Anda yang ingin melakukan proses pemasangan behel gigi. Setelah melawato beberapa tahap tersebut, dokter akan melakukan pemasangan behel gigi. Setelah behel atau kawat gigi sudah terpasang, pasien nantinya akna menjalani fase kedua, yaitu penyesuaian behel gigi secara berkala. Pada tahap ini dokter akan membersihkan, mengencangkan, atau membengkokka behel gigi.