Kondisi tubuh yang sehat itu sudah dipastikan segala kebutuhan terpenuhi baik, jika tidak pasti akan mengalami masalah. Salah satunya sel darah merah atau eritrosit dalam tubuh yang mengalami kekurangan pasti akan bermasalah. Anemia menjadi sebutan bagi penyakit yang dialami oleh seseorang akibat kekurangan sel darah merah tersebut. Sebagian masyarakat Indonesia sudah mengenal penyakit tersebut dengan baik, bahkan tidak sedikit orang yang akhirnya mengalami masalah kesehatan yang cukup berbahaya akibat kekurangan sel darah merah.

Dalam dunia medis penyakit anemia sendiri terbagi menjadi beberapa jenis dengan masing-masing mempunyai penyebab yang berbeda. Kekurangan sel darah merah bisa menjadi penyakit sementara ataupun yang dapat menetap selama jangka waktu panjang. Selain itu tingkat keparahan juga cukup bervariasi, mulai dari yang ringan sampai dengan yang berat. Untuk lebih detailnya, berikut ini ada jenis dan penyebab dari enemia sendiri yaitu:

  • Anemia akibat pendarahan.

Pendarahan yang cukup banyak terjadi pada tubuh secara otomatis semakin kehilangan banyak sel darah merah. Umumnya hal ini terjadi pada wanita yang sedang mengalami menstruasi yang berkepanjangan, kecelakaan, operasi, pendarahan pada bagian saluran cerna sampai dan sebagainya.

  • Anemia defisiensi besi.

Kedua ini merupakan jenis anemia yang paling banyak terjadi, disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi. Selain itu karena substansi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin.

  • Anemia megalobiastik.

Lalu ada jenis berikutnya ini, secara umum dalam dunia medis jenis ini disebabkan oleh kurangnya asupan asam folat atau vitamin b12 dalam tubuh.

  • Anemia hemolitik.

Penyakit yang satu ini akibat sel darah merah di hancurkan lebih cepat dari pada pembentukan pada bagian sumsum tulang. Untuk jenis ini contohnya seperti pada penyakit sickle cell, talesmia, ataupun beberapa lain.

  • Anemia asplastik.

Kondisi yang cukup mengancam nyawa sekali, terjadi karena pada bagian tubuh tidak mampu memproduksi cukup banyak sel darah merah. Penyebab utama pada jenis ini adalah infeksi seperti paparan zat kimia yang cukup beracun, penyakit autoimun, sampai dengan penggunaan obat-obatan tertentu.

  • Anemia penyakit kronik.

Penderita penyakit kanker, HIV, ginjal kronik sampai dengan penyakit berbahaya lain menyebabkan anemia jenis yang satu ini. Karena penyebab ini tentu saja penanganan yang dilakukan juga perlu khusus, mulai dari perlunya asupan gizi, nutrisi, suplemen sampai dengan tranfuse darah.

Apapun yang dialami oleh tubuh akibat kekurangan ataupun kelebihan zat didalamnya pasti akan memberikan sinyal. Nah, tanda itulah yang menjadi indikator bagi Anda untuk segera bertindak seperti apa yang tepat. Untuk jenis anemia sendiri ada beberapa tanda yang bisa Anda kenali seperti rasa lelah yang berlebihan, kelemahan, kulit yang mengalami kekuningan atau lebih pucat, denyut jantung yang tidak regular, nafas yang terenggus, pusing berlebihan, nyeri pada bagian dada, tangan dan kaki dingin serta beberapa tanda lainnya. Jika sudah mengalami banyak sinyal tersebut, harus segera konsultasikan dengan dokter.

Apapun jenis penyakit yang dapat menyerang seseorang, pasti bisa juga untuk dihindari dari awal supaya tidak membahayakan. Seperti halnya Anemia yang bisa Anda hindari dengan mulai hidup lebih sehat. Konsumsi makan yang kaya akan vitamin serta mineral, memperhatikan konseling genetik, menghilangkan beberapa kebiasaan buruk lainnya. Jika memang ada hal yang dianggap aneh terjadi pada tubuh, segera lakukan konsultasi pada dokter ahli. Sekian, semoga ulasan diatas dapat memberikan manfaat besar bagi Anda.